Appearance
Kalau Laporan Jurnal tadi itu "rekaman mentah" semua transaksi, sekarang kita masuk ke laporan yang paling dicari sama jajaran Direksi XT Square: Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement).
Bagi BUMD seperti PT Jogjatama Vishesha (Perseroda), laporan ini adalah indikator kesehatan yang sangat vital. Lu bisa aja punya untung besar di Laba Rugi, tapi kalau arus kasnya macet, operasional bisa berhenti. Berikut draf dokumentasi mendalamnya!
Modul Akuntansi: Laporan Arus Kas
Deskripsi Singkat: Modul Laporan Arus Kas menyajikan informasi mengenai keluar-masuknya uang kas dan setara kas selama periode tertentu. Berbeda dengan laporan berbasis akrual lainnya, laporan ini murni mencatat transaksi yang sudah melibatkan fisik uang (Penerimaan Kas dan Pengeluaran Kas), sehingga manajemen tahu persis berapa saldo uang yang benar-benar siap digunakan.
1. Navigasi & Filter Visual (Modern UI)
Sistem lu menggunakan antarmuka filter yang cerdas agar monitoring kas harian jadi lebih menyenangkan:
- Dashboard Bulanan (Interactive Cards): Menampilkan kartu untuk setiap bulan. Kartu yang aktif (berwarna cerah) menandakan bulan yang sedang ditinjau.
- Filter Tahun Cepat: Memungkinkan Anda melompat antar tahun buku untuk membandingkan performa kas tahunan.
- Compact Mode: Jika Anda butuh ruang lebih untuk melihat tabel yang panjang, panel filter bisa diciutkan agar layar lebih luas.
2. Klasifikasi Arus Kas (Standar SAP & PSAK)
Sesuai standar akuntansi, laporan ini membagi aliran uang menjadi tiga aktivitas utama:
- Aktivitas Operasi: Mencakup penerimaan dari Tenant (Sewa, Fasilitas, Service Charge) dan pengeluaran untuk biaya rutin (Gaji Pegawai, Listrik Kantor, Biaya Kebersihan).
- Aktivitas Investasi: Mencakup arus kas dari pembelian atau penjualan aset tetap (misal: pengeluaran dana untuk renovasi besar gedung XT Square).
- Aktivitas Pendanaan: Mencakup arus kas terkait modal atau pinjaman (jika ada).
3. Panduan Audit & Verifikasi Data
Bagi bagian keuangan, gunakan laporan ini untuk mendeteksi potensi masalah:
A. Rekonsiliasi Kas (Check Balance)
- Langkah: Bandingkan saldo akhir di Laporan Arus Kas dengan saldo riil yang ada di rekening Bank atau Brankas Kasir.
- Audit: Nilainya harus sama persis. Jika ada selisih, berarti ada transaksi di modul "Kas & Bank" yang belum ter-jurnal dengan benar atau ada jurnal manual yang menyasar akun kas tanpa melalui modul kasir.
B. Hubungan dengan Invoice (SAP - LRA)
- Logika: Di sistem SIXTY, saat Invoice di-generate, kas belum bertambah (baru Piutang).
- Audit: Pastikan sebuah transaksi penagihan baru muncul di Laporan Arus Kas HANYA SETELAH tenant membayar dan admin menginputnya di modul Pelunasan/Penerimaan Kas. Ini adalah kunci kepatuhan terhadap Laporan Realisasi Anggaran (LRA).
4. Fitur Analisis Internal
- Live Search: Memungkinkan Anda mencari aliran dana spesifik (misal: mencari semua pengeluaran ke vendor tertentu) secara instan.
- Export & Print: Data arus kas ini bisa langsung dicetak atau di-export ke Excel sebagai lampiran utama dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Bulanan dengan Pemerintah Kota selaku pemilik BUMD.
Tips Strategis:
"Perhatikan Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi. Jika nilainya selalu positif, berarti XT Square mampu menghidupi operasionalnya sendiri dari pendapatan sewa tanpa harus bergantung pada suntikan modal tambahan."