Skip to content

Kalau Laporan Jurnal itu catatan kronologis semua akun, maka Laporan Buku Besar (General Ledger Detail) ini adalah versi "Spesialis"-nya.

Di sini lu bisa bedah satu per satu "kesehatan" setiap akun (COA). Misalnya, kalau lu mau tahu rincian saldo Piutang atau pengeluaran Biaya Listrik secara mendetail dari awal sampai akhir bulan, di sinilah tempatnya. Ini adalah dokumen favorit auditor buat melakukan vouching (pemeriksaan bukti).

Berikut draf dokumentasi mendalamnya!


Modul Akuntansi: Laporan Buku Besar

Deskripsi Singkat: Modul Laporan Buku Besar menyajikan rincian mutasi (Debit/Kredit) untuk setiap akun perkiraan (Chart of Accounts) secara individual. Laporan ini sangat krusial untuk melacak saldo awal, riwayat transaksi harian, hingga saldo akhir pada satu akun spesifik dalam satu periode bulan berjalan.


1. Fitur Navigasi & Filter Akun (Smart UI)

Sistem lu didesain agar akuntan bisa melakukan investigasi data dengan cepat tanpa tersesat di tumpukan angka:

  • Filter Tahun & Bulan (Anti Jepat): Gunakan panel kartu bulanan untuk berpindah periode dengan satu klik. Bulan yang tidak memiliki transaksi akan otomatis meredup (disabled).
  • Dropdown Pilih Akun: Tersedia menu pilihan akun (COA) yang sudah terintegrasi. Anda bisa memilih akun mana yang ingin dibedah rinciannya (misal: hanya ingin melihat Buku Besar "Kas di Bank" atau "Piutang Sewa").
  • Compact View: Panel filter bisa disembunyikan untuk memberikan ruang pandang yang lebih lega saat meninjau tabel transaksi yang panjang.

2. Struktur Tabel & Logika Akuntansi

Tabel Buku Besar ini disusun secara sistematis untuk memenuhi standar audit:

  • Saldo Awal: Menampilkan sisa saldo dari bulan sebelumnya yang dibawa ke bulan berjalan.
  • Mutasi (Debit/Kredit): Menampilkan setiap baris transaksi yang memengaruhi akun tersebut, lengkap dengan nomor bukti dan keterangannya.
  • Saldo Akhir: Kalkulasi otomatis dari Saldo Awal + Total Debit - Total Kredit (atau sebaliknya, tergantung jenis akunnya).

3. Panduan Audit Kepatuhan (PSAK & SAP)

Gunakan Laporan Buku Besar ini sebagai alat kontrol utama untuk memastikan input data di modul operasional sudah tepat sasaran:

A. Rekonsiliasi Kas & Bank (PSAK)

  • Audit: Bandingkan mutasi di Buku Besar akun "Bank" dengan Rekening Koran fisik dari bank. Setiap angka yang keluar atau masuk di bank harus terekam di sini dengan keterangan yang jelas.
  • Kepatuhan: Pastikan tidak ada transaksi "setoran dalam perjalanan" yang tidak tercatat di akhir bulan.

B. Monitoring Umur Piutang (SAP - Akrual)

  • Audit: Bedah akun "Piutang Usaha". Pastikan setiap kali ada Generate Invoice (Sewa/Fasilitas), saldo di sisi Debit akun ini bertambah.
  • Kepatuhan: Saat ada pelunasan dari tenant, pastikan saldo piutang di sisi Kredit berkurang secara otomatis.

C. Verifikasi Realisasi Anggaran (SAP - LRA)

  • Audit: Periksa akun-akun beban (kepala 5 atau 6). Di sinilah Anda bisa melihat detail pengeluaran untuk setiap vendor. Pastikan tidak ada beban yang salah kamar (misal: biaya perbaikan gedung masuk ke biaya ATK) karena salah pilih Tipe Vendor.

4. Fitur Cetak & Export (Ready for Audit)

Laporan Buku Besar seringkali menjadi lampiran wajib dalam laporan keuangan bulanan BUMD kepada Dewan Pengawas.

  • Print Preview: Menghasilkan format cetakan yang rapi, lengkap dengan garis pemisah antar transaksi untuk memudahkan pengecekan manual.
  • Live Search: Memungkinkan Anda mencari transaksi tertentu di dalam satu akun (misal: mencari kata kunci "Renovasi" di akun Biaya Pemeliharaan) tanpa harus menelusuri baris demi baris secara manual.

Tips Akuntan SIXTY:

"Gunakan fitur Search di Buku Besar untuk mendeteksi Double Entry. Jika Anda menemukan dua angka yang sama persis di tanggal yang sama dengan keterangan yang mirip, segera cek dokumen sumbernya untuk menghindari duplikasi tagihan atau pembayaran."